-
Makanan Khas Papua yang Unik dan Bergizi
Papeda merupakan makanan khas dari Papua dan Maluku yang terbuat dari sagu. Teksturnya kenyal dan lengket, mirip lem bening, membuat papeda unik dan berbeda dari makanan pokok lainnya di Indonesia. Meski terlihat sederhana, papeda menyimpan nilai budaya dan kandungan gizi yang luar biasa. Dalam artikel ini, kita akan membahas sejarah papeda, cara penyajian, manfaat kesehatannya, serta bagaimana masyarakat lokal menjadikannya bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Asal Usul Papeda Papeda berasal dari wilayah timur Indonesia, khususnya Papua, Papua Barat, dan sebagian Maluku. Makanan ini, sudah ada sejak zaman nenek moyang dan menjadi makanan pokok suku-suku asli di sana. Di daerah ini, sagu bukan hanya bahan makanan, tetapi juga bagian dari kehidupan…
-
Drama Pagi Kami, Ribut Tapi Penuh Cinta
Pagi hari, seperti biasa kami menciptakan drama lagi, sebuah drama pagi penuh cinta dalam kehidupan rumah tangga yang lengkap, ada kedua orang tua dan anak-anak yang sudah sekolah. Ribut di pagi hari selalu jadi momen paling menegangkan di rumah kami. Detik jam terasa berdentang lebih cepat dari biasanya. Napas saya tidak beraturan, tekanan darah seperti menari-nari tak tentu arah. Membangunkan anak-anak untuk berangkat sekolah, rasanya seperti sedang memindahkan batu dari lereng gunung, berat sekali. Si sulung, seperti biasa, dibangunkan lebih dulu. Harapanku sederhana agar ia jadi teladan bagi kedua adiknya. Nyatanya, ia baru bangun setelah dua adiknya selesai mandi. Dan dua adiknya? Tentu punya drama masing-masing. Si anak tengah bilang…
-
Ketika Anak Kecanduan Game, Belajar Sabar dari Si Sulung
Kali ini saya sedikit bercerita tentang besarnya tantangan hidup orang tua masa kini. Ya, ini tentang anak kecanduan game. Saya adalah seorang ibu dari tiga anak. Anak pertama, perempuan, kini duduk di kelas 2 SMP. Anak kedua, laki-laki yang baru tamat SD, sebentar lagi menyusul kakaknya. Si bungsu, anak laki-laki kelas 3 SD, manja dan sangat sensitif. Setiap hari rumah kami penuh warna, tawa, tangis, pertengkaran kecil, dan pelukan yang saling menyembuhkan. Mereka sering berantem, lalu akur, lalu berantem lagi begitulah dinamika hari-hari kami. Tiga anak, tiga karakter, tiga sumber tawa sekaligus ujian jiwa. Hampir setiap hari rumah kami ramai oleh riuhnya pertengkaran kecil, berebut remote, saling sindir, berteriak, lalu…
-
Dari Pendeta Hebat Jadi Pendakwah Kondang, Yahya Waloni Meninggal Usai Baca Khutbah
Seorang mantan pendeta yang telah menemukan cahaya hidayah dan menjadi pendakwah kondang, Yahya Waloni menghembuskan napas terakhirnya saat tengah menyampaikan khotbah Jumat di Masjid Darul Fallah, Minasa Upa Blok M Makassar, (6/06/2025) bertepatan hari Raya Idul Adha. Di antara kalimat dakwah yang menyejukkan dan jemaat yang khusyuk menyimak, Allah memanggilnya pulang dalam keadaan mulia di rumah-Nya, saat dia menyerukan kebaikan. Betapa indahnya akhir hidup seorang hamba yang wafat dalam tugas suci menyampaikan pesan-pesan Ilahi.Semoga Allah menempatkannya di sisi orang-orang saleh dan membalas setiap langkah hijrahnya dengan pahala yang tak terputus. Lelaki itu lahir di Manado pada 30 November 1970, dibesarkan dalam keluarga Kristen yang taat beribadah. Sejak muda, ia mengabdikan…
-
Ibu Sakit, Aku seperti Kehilangan Arah
Tiba-tiba ibu sakit, hatiku galau, pikiranku melayang, entahlah apa yang aku pikirkan. Seketika aku ikut lemas melihat kondisi ibu yang menurutku tidak biasa. Selama ini, diusianya yang renta ibu seorang nenek yang paling aktif. Hobi jalan dan keluyuran, kalau tidak ke Mal, arisan dan sekadar jalan-jalan. Aku anaknya yang paling sering mengajaknya liburan ke pantai, ke tempat yang sejuk seperti Malino, atau sekadar menginap di hotel. Ibu selalu terlihat bahagia saat keluar rumah. Kini, usianya sudah 74 tahun, rambutnya memutih, langkahnya masih tegap, cahaya wajahnya tetap sama,penuh kasih, seperti sejak pertama kali aku mengenalnya sebagai seorang Ibu. Hari ini, Ibu terbaring di rumah sakit. Katanya cuma lelah, tapi aku tahu…
-
Mata Kering Mengganggu, Jangan Anggap Remeh
Mata kering sering mengganggu aktifitas ku, apalagi saat menggunakan laptop dalam waktu yang lama. Awalnya aku anggap biasa saja, namun makin kesini semakin mengganggu. Setiap hari, aku selalu duduk di depan laptop menatap layarnya berjam-jam. Biasanya berhenti ketika memasuki waktu Salat kemudian lanjut lagi menyelesaikan tugas-tugas yang masih berantakan di laptop, semua kulakukan hingga hari berganti sore. Malam hari lanjut mengetik di handphone sambil rebahan sampai mata lelah dan tertutup. Esok harinya, aku menyambut pagi berusaha dengan suasana hati yang nyaman, menyapa semua penghuni rumah. Sambil melangkah mencari sarapan pagi, setidaknya teh hangat tanpa gula dan sepotong roti. Seperti biasa paling enak sarapan jika berhadapan dengan laptop. Saat itu, aku…
-
Sekolah Islam, Bekal untuk Dunia dan Akhirat
Sekolah Islam adalah tempat anak-anak ditempa dengan dzikir, doa, dan akhlak mulia.Di sana, mereka tumbuh dalam lingkungan yang senantiasa mengingat Allah dan mencintai Rasul-Nya. Sejak usia dini, mereka mulai dikenalkan pada tujuan hidup yang hakiki menjadi hamba Allah yang taat dan bermanfaat.Tak heran, sekolah-sekolah Islam kini semakin diminati dan hadir di tengah masyarakat sebagai pilihan pendidikan yang membawa keberkahan. Tinggal bagaimana kita, sebagai orang tua, memilih jalan pendidikan terbaik—bukan hanya untuk masa depan dunia, tapi juga akhirat anak-anak kita. Tidak perlu khawatir apalagi menganggap sekolah islam ketinggalan zaman, kurikulum moderen telah diterapkan berpadu dengan nilai-nilai Islam. Anak-anak tetap belajar sains, teknologi, dan bahasa dengan pondasi iman yang kokoh. Sekolah islam…
-
Bika Ambon, Si Manis dari Medan Bikin Lidah Berdendang
Di antara deretan kue tradisional Nusantara yang kaya rasa dan sejarah, Bika Ambon punya tempat tersendiri di hati para pecinta kuliner. Warnanya kuning keemasan, aromanya harum semerbak dan teksturnya kenyal, berserat serta berongga. Satu gigitan bisa bikin kita mengangguk puas, tapi di balik kelezatannya, Bika Ambon juga menyimpan cerita yang menarik. Awalnya makan kue kuning ini, saat ikut pelatihan jurnalistik di kota Medan. Saat itu, kita disuguhkan kue khas kota Melayu Deli ini. Tadinya sempat berpikir bahwa Bika Ambon, kue khas dari kota Ambon ternyata saya salah. Bika Ambon, diambil dari nama Jalan Ambon di kota Medan, jalan tersebut merupakan tempat pertama kali Bika itu dijajakan. Nah, sejak saat itu,…
-
Saat Ibu Telah Berpulang, Levina Berangkat Penuhi Panggilan-Nya
Haji adalah kewajiban sekali seumur hidup bagi setiap Muslim dan Muslimah yang mampu baik dari segi fisik, mental, maupun finansial tanpa melihat usia. Melaksanakan rukum islam yang ke lima yakni Naik haji bagi orang yang mampu, semua umat islam memiliki mimpi yang indah untuk ke sana. Namun, tidak semua umat islam juga bisa sampai ke Tanah Suci jika tidak mendapatkan panggilan atau undangan dari Allah SWT. Banyak orang kaya tetapi, tidak mampu untuk melaksanakan ibadah haji. Sebaliknya banyak yang kurang mampu namun mendapatkan panggilan untuk sampai tanah suci menginjakkan kaki ke tanah haram. Usia tua atau pun muda bukanlah satu jaminan bisa berdiri di depan Baitullah. Levina Istiazah, salah seorang…
-
Wakatobi, Surga Bawah Laut di Ujung Timur Indonesia
Pernahkah kamu membayangkan berenang bersama ribuan ikan warna-warni di antara terumbu karang yang nyaris sempurna? Jika belum, mungkin sekarang waktunya menambahkan Wakatobi ke daftar destinasi impianmu. Destinasi wisata yang satu ini, terletak di Provinsi Sulawesi Tenggara, Wakatobi merupakan singkatan dari empat pulau utama, Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko. Dikenal sebagai salah satu kawasan dengan keanekaragaman hayati laut terbaik di dunia, Wakatobi bukan hanya tempat menyelam. ia adalah perjalanan spiritual ke dalam keheningan dan keindahan alam yang murni. Wakatobi bukan tempat yang bisa dilupakan begitu saja. Sekali kamu menginjakkan kaki di pasir putihnya dan menyelam di laut birunya, kamu akan tahu bahwa alam Indonesia adalah harta karun tak ternilai dan Wakatobi…

























