Dunia Parenting
-
Kisah Sarah, Bocah 9 Tahun Syahid Menyusul Ayah, Ibu dan Dua Adiknya
Dua hari menjelang Idul Adha tahun 2026, seorang anak perempuan berusia 9 tahun, berdiri di atas tumpukan puing-puing runtuhan bangunan di Gaza. Sarah rindu pada ayahnya, ia pun menyiram air di atas makamnya yang syahid enam bulan yang lalu. Ia berdiri di atas batu besar yang berserakan, memegang wadah berisi air dan menyiram di atas gundukan tanah, tempat ayahnya beristirahat untuk selama-lamanya. Momen itu, sederhana namun sangat mengharukan. Bagi Sarah, makam itu merupakan tempat terakhir ia bisa merasa dekat dengan sosok yang paling ia cintai. Sarah mengenang enam bulan yang lalu, takdir kejam telah memisahkan mereka. Ayah Sarah syahid menyusul ibu dan dua adiknya saat lebih dulu dipanggil oleh Allah…
-
Saat Rindu Menunggu di Bulan Mei, Takdir Menjemput di Lebanon
Kisah Tiga Prajurit TNI Penjaga Perdamaian Yang Gugur di Lebanon Bulan Mei seharusnya menjadi bulan kepulangan tiga prajurit terbaik bangsa. Setahun lalu mereka dikirim ke Lebanon, bertugas menjaga perdamaian PBB. Tahun ini, kedatangan Mereka sudah dinantikan keluarga. Hari-hari telah dihitung, doa-doa tak pernah putus, dan harapan sederhana terus dijaga agar pelukan segera nyata. Namun di saat segalanya terasa semakin dekat, takdir justru datang lebih dulu menjemput mereka di tanah yang jauh, dan meninggalkan duka yang tak pernah direncanakan. Tiga prajurit terbaik bangsa, Prada Anumerta Fahrizal Rhomadhon, Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, dan Serda Anumerta Muh, Ichwan. Satu tahun yang lalu, mereka pergi membawa nama Indonesia dengan bangga, berani dan…
-
Sosok Affan Kurniawan, Pejuang Keluarga Pulang dengan Cara Pilu
Innalillahi wainnailaihi rojiun. Beberapa hari terakhir ini, setiap kali membuka ponsel, yang terdengar justru kabar buruk dari negeri kita tercinta. Berita pembunuhan, perampokan, korupsi, hingga tragedi Kamis (28/8/2025) malam. Sebuah cerita dari kericuhan yang terjadi di depan kantor DPR RI, seorang driver ojek online Affan Kurniawan dilindas kendaraan taktis Brimob, di tengah kericuhan. Rasanya hati ini ikut teriris melihat videonya tersebar di media sosial. Video itu, sontak membuatku tergerak untuk terus mencari kelanjutan kisahnya. Aku memilih tidur lebih lama untuk mengumpulkan informasi dan menulisnya di dunia ceritaku ini. Ternyata Affan, seorang Lelaki berusia 21 tahun. Pada malam naas itu, dia sebenarnya tidak ikut dalam aksi, juga bukan bagian dari mahasiswa…
-
Kisah Pilu Diva Febriani, Anggota Paskibra yang Tak Sempat Kibarkan Bendera
Diva Febriani dan Kekerasan Terhadap Anak Indonesia merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan yang ke-80. Seperti tahun-tahun sebelumnya, berbagai daerah mempersiapkan beragam kegiatan untuk menyemarakkan perayaan. Salah stau yang paling sakral, di antara semua kemeriahan itu, yakni upacara pengibaran bendera merah putih. Sebuah momen yang berbeda dari upacara pada umumnya. Mengibarkan sang saka merah putih simbol persatuan, pengorbanan, dan doa yang terpatri dalam kibaran merah putih di langit negeri. Banyak siswa dan siswi yang bermimpi, untuk menjadi pasukan pengibar bendera merah putih, baik di tingkat sekolah, kecamatan, tingkat kabupaten maupun tingkat nasioanl. Bagi para pelajar, berdiri tegak di lapangan dengan bendera merah putih di tangan adalah sebuah kehormatan meski hanya di lingkungan…
-
Langkah Pilu Amir, Berjalan 12 Km Ditembak setelah Terima Bantuan
Cerita Palestina 2 Sejak serangan Israel yang menghancurkan rumah dan gedung di wilayah Gaza, saat itu banyak yang kehilangan keluarga, kehilangan tempat tinggal. Lebih memprihatinkan lagi, sejumlah bantuan dari berbagai negara ditahan. Akibatnya masyarakat Gaza kelaparan dan tidak sedikit yang meninggal akibat kelaparan. Sungguh memilukan melihat kondisi anak-anak Gaza dari kiriman video yang tersebar di media sosial. Dengan tubuh kurus, mata cekung, dan langkah yang gontai, mereka berlari ke arah bantuan yang sesekali dijatuhkan dari udara. Di antara suara ledakan dan ancaman peluru, anak-anak itu tetap maju, hanya untuk mendapatkan sekantong kecil tepung atau sebungkus roti.Ada yang berhasil pulang dengan senyum, meski lelah. Ada juga yang tak pernah kembali, karena…
-
Anakku di Sunat, Aku yang Kesakitan
Pagi itu, udara rasanya berbeda. Sejak membuka mata, jantungku sudah berdebar lebih cepat dari biasanya bukan karena aku yang akan menjalani operasi, bukan pula karena mendengar kabar buruk, tapi karena hari itu adalah hari di mana kedua anak lelakiku akan di sunat. Sebagian orang mungkin menganggap sunat itu biasa bahkan kadang dirayakan dengan penuh suka cita, tapi bagiku, ini lebih dari sekadar tradisi. Ini adalah langkah besar dalam perjalanan hidup anakku dan secara tak langsung, dalam perjalanan emosiku sebagai seorang ibu sebab mereka yang disunat, aku yang merasa sakit. Sakitnya bukan di tubuh, tapi di hati. Perjalanan menuju hari ini, bukanlah sesuatu yang singkat. Butuh waktu bertahun-tahun, diselingi diskusi panjang,…
-
Mona, Kamu di Antara Doa dan Harapan
Setiap perjuangan pasti akan menemukan titik akhir, dan bagi seorang Mona Putri Yudifa, titik itu tiba bersamaan dengan ujian skripsi yang baru saja ia selesaikan di Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Bitung. Gadis kelahiran Makassar tahun 2004 ini resmi menuntaskan satu fase penting dalam hidupnya perjalanan akademik yang dimulai sejak lulus dari SMA pada tahun 2022. Mona bukanlah gadis biasa. Di balik wajah tenangnya, tersimpan semangat juang yang tak pernah padam. Sejak duduk di bangku SMA, Mona sudah dikenal sebagai pribadi yang tekun dan bertanggung jawab. Banyak aktivitas sekolah yang diikuti salah satunya Seni bela diri Tapak Suci. Beberapa kali mengharumkan nama sekolah saat mendapat juara 1 kejuaraan bela…
-
Drama Pagi Kami, Ribut Tapi Penuh Cinta
Pagi hari, seperti biasa kami menciptakan drama lagi, sebuah drama pagi penuh cinta dalam kehidupan rumah tangga yang lengkap, ada kedua orang tua dan anak-anak yang sudah sekolah. Ribut di pagi hari selalu jadi momen paling menegangkan di rumah kami. Detik jam terasa berdentang lebih cepat dari biasanya. Napas saya tidak beraturan, tekanan darah seperti menari-nari tak tentu arah. Membangunkan anak-anak untuk berangkat sekolah, rasanya seperti sedang memindahkan batu dari lereng gunung, berat sekali. Si sulung, seperti biasa, dibangunkan lebih dulu. Harapanku sederhana agar ia jadi teladan bagi kedua adiknya. Nyatanya, ia baru bangun setelah dua adiknya selesai mandi. Dan dua adiknya? Tentu punya drama masing-masing. Si anak tengah bilang…
-
Ketika Anak Kecanduan Game, Belajar Sabar dari Si Sulung
Kali ini saya sedikit bercerita tentang besarnya tantangan hidup orang tua masa kini. Ya, ini tentang anak kecanduan game. Saya adalah seorang ibu dari tiga anak. Anak pertama, perempuan, kini duduk di kelas 2 SMP. Anak kedua, laki-laki yang baru tamat SD, sebentar lagi menyusul kakaknya. Si bungsu, anak laki-laki kelas 3 SD, manja dan sangat sensitif. Setiap hari rumah kami penuh warna, tawa, tangis, pertengkaran kecil, dan pelukan yang saling menyembuhkan. Mereka sering berantem, lalu akur, lalu berantem lagi begitulah dinamika hari-hari kami. Tiga anak, tiga karakter, tiga sumber tawa sekaligus ujian jiwa. Hampir setiap hari rumah kami ramai oleh riuhnya pertengkaran kecil, berebut remote, saling sindir, berteriak, lalu…
-
Sekolah Islam, Bekal untuk Dunia dan Akhirat
Sekolah Islam adalah tempat anak-anak ditempa dengan dzikir, doa, dan akhlak mulia.Di sana, mereka tumbuh dalam lingkungan yang senantiasa mengingat Allah dan mencintai Rasul-Nya. Sejak usia dini, mereka mulai dikenalkan pada tujuan hidup yang hakiki menjadi hamba Allah yang taat dan bermanfaat.Tak heran, sekolah-sekolah Islam kini semakin diminati dan hadir di tengah masyarakat sebagai pilihan pendidikan yang membawa keberkahan. Tinggal bagaimana kita, sebagai orang tua, memilih jalan pendidikan terbaik—bukan hanya untuk masa depan dunia, tapi juga akhirat anak-anak kita. Tidak perlu khawatir apalagi menganggap sekolah islam ketinggalan zaman, kurikulum moderen telah diterapkan berpadu dengan nilai-nilai Islam. Anak-anak tetap belajar sains, teknologi, dan bahasa dengan pondasi iman yang kokoh. Sekolah islam…















