Kudapan khas Makassar yang satu ini, menjadi incaran bahkan sudah menjadi cemilan favorit bagi sebagian masyarakat.
Kue berbahan dasar pisang raja ini, tidak hanya ada di Makassar dan daerah Sulawesi Selatan, namun sudah merambah ke seluruh wilayah di Indonesia.
Bahkan sudah ada yang memodifikasi penyajiannya, dengan menambahkan berbagai toping. Sehingg menjadikan es pisang ijo semakin lezat.
Tidak hanya nikmat disantap pada musim kemarau. Saat musim hujan pun kelezatan pisang yang dibalut tepung terigu ini, menggugah selera para penikmatnya. Saat bulan puasa, pisang ijo menjadi santapan istimewa ketika berbuka. Selain segar di tenggorokan, kekentalan fla nya pun sangat mengenyangkan.
Es pisang ijo, biasanya disajikan pada piring yang pipih, selain di kasih fla yang terbuat dari susu dan santan, dalam penyajiannya juga dicampur es batu dan sirup DHT atau sirup cocopandan.
Cara membuatnya sangat mudah, cukup dengan menyediakan satu sisir pisang raja, terigu secukupnya sekira 250 gram. Gula pasir 50 gram, ½ sendok teh garam, 500 miligram air. Santan cair 90 miligram dan pasta pandan secukupnya.
Untuk bahan Fla, siapkan tepung terigu 100 gram, ½ sendok teh garam. Sediakan air sebanyak 750 miligram. Santan 65 miligram, daun pandan secukupnya dan sirup. Siapkan wadah, kemudian campurkan tepung terigu, tepung beras, pasta pandan, gula, santan dan air secukupnya.
Semua bahan diaduk sampai bercampur, saring adonan. Kemudian masak sampai airnya menggumpal. Selanjutnya ambil sebagian adonan dan pipihkan. Setelah itu, siapkan pisang dan gulung dalam adonan. Kemudian kukus sampai matang.
