Gencatan Senjata Empat Hari

Akhirnya militer Israel dan Hamas sepakat gencatan senjata selama empat hari. Pemberhentian perang sementara, dalam waktu yang disepakati tentunya melewati proses yang sangat panjang dan rahasia.

Di mediasi oleh pihak Turki, tentara Israel dan Hamas pun sepakat menghentikan perang selama empat hari.

Empat hari waktu yang sangat singkat, namun sangat berarti bagi warga Palestina.
Dari informasi yang beredar di sejumlah media sosial, gencatan senjata dimulai pada Jumat 25 November 2023. Tercatat ada lima poin perjanjian dalam gencatan senjata.

Diantaranya, disepakati tidak terjadi saling serang. Kedua, Israel dan Hamas sepakat saling menukar tawanan. Israel meminta sandera yang ditahan Hamas sebanyak 240 dibebaskan 50 orang. Sementara Israel membebaskan 150 warga Palestina yang sandera.

Poin ketiga, penggunaan drone di Gaza Utara diberhentikan selama enam jam sehari. Keempat, adanya kebebasan bergerak di sepanjang jalan, termasuk memberi izin truk-truk yang mengantar bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza. Kelima, menteri pertahanan Israel Yoav Gallant, akan memulai kembali perang usai gencatan senjata.

Warga Palestina sedikit bisa bernafas lega, truk bantuan kemanusiaan dari sejumlah negara pendukung Palestina pun diperbolehkan masuk ke jalur Gaza.

Selama gencatan senjata warga Palestina yang menjadi tawanan tentara Israel pun dikembalikan. Sebaliknya tentara Hamas pun membebaskan warga Israel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *