Sangat memilukan, saat menyaksikan sejumlah video yang viral di media sosial. Tentang kekejaman tentara Israel terhadap warga Palestina.
Tidak sedikit anak-anak merintih kesakitan. Meronta-ronta berharap peperangan berakhir. Anak-anak berusaha menyelamatkan diri, namun tetap kehilangan keluarganya.
Cukup banyak anak-anak kehilangan anggota tubuhnya, tangan dan kaki. Ironisnya, untuk mendapatkan perawatan dan obat-obatan pun sangat sulit. Selain itu tercatat ribuan anak remaja, dewasa, dan bayi baru lahir tewas.
Sejak terjadinya serangan oleh zionis Israel ke jalur Gaza, Palestina, awal Oktober yang lalu. Saat itupula sejumlah akun media sosial ramai menyebarkan video kondisi Gaza dan warga Palestina.
Video rintihan warga Palestina seakan mengobrak-obrak perasaan. Ada rasa tidak sanggup menyaksikan anak-anak meratapi kepergian kedua orang tuanya, saudara dan kerabatnya.
Dilansir dari berbagai sumber, pada Rabu 23 November 2023, warga Palestina memakamkan secara massal warga yang tewas tanpa identitas. Dalam satu lubang, berbalut terpal biru.
Bassem Dababesh dari komite darurat di Kementerian Agama Gaza, mengatakan jenazah tersebut berasal dari Rumah Sakit Indonesia dan RS Al Shifa. Kebanyakan berukuran anak-anak.
