-
Kisah Haru Wanda Hamidah Berlayar ke Gaza, Kapal Bocor dan BBM Jatuh
Wanda Hamidah, aktris sekaligus politisi asal Indonesia, menempuh perjalanan panjang bersama aktivis dari berbagai negara untuk menembus blokade Gaza, sebuah misi penuh rintangan dan ujian keteguhan. Sejak meninggalkan pelabuhan Tunisia, dalam satu misi kemanusiaan Clobal Sumud Flotilla. Sebagai satu-satunya delegasi Indonesia, Wanda Hamidah ikut berlayar menuju Gaza. Namun perjalanan panjang itu penuh ujian. Kapal Kaiseer yang ditumpanginya kehabisan bahan bakar, sementara cadangan BBM jatuh ke laut. Akhirnya, kapal harus menepi dan berlabuh darurat di Kelibia, Tunisia. Tak butuh waktu lama setelah masalah BBM teratasi, pelayaran kembali dilanjutkan. Namun di tengah perjalanan, ujian lain datang kapal kembali bermasalah, air laut merembes masuk ke dalam lambung kapal. Sesaat suasana panik, namun akhirnya…
-
50 Kapal, Seribu Doa untuk Gaza
Ada sesuatu yang menggetarkan hati saat mendengar kabar ini, Saya sering memantau perkembangan rakyat palestina, masyarakat Gaza melalui media sosial. Seringkali teriris saat melihat kondisi saudara-saudara kita di sana. Mereka kehilangan rumah, kehilangan keluarga hanya dalam hitungan jam. Bayangan senyum berubah menjadi jerit. Atap tempat berlindung, luluh lantak menjadi debu. Sungguh terluka hati ini, mendengarnya Ya Allah. Mereka yang masih hidup seakan dipaksa untuk menyerah, bukan oleh tembakan peluru, tetapi karena kelaparan berkepanjangan. Anak-anak tetap semangat menunggu roti yang tak pernah tiba, sementara para orang tua hanya bisa menatap kosong dan terus berdoa agar besok masih bisa tetap bertahan hidup. Sebenarnya bantuan dari berbagai negara selalu ada, tetapi blokade membuat…
-
Ternyata Palestina Masih Terluka 1
Tulisan untuk Gaza I Sore itu, Selasa 08 Juli 2025, hujan turun pelan-pelan, membawa dingin yang tak mudah kuurai. Di teras rumahku yang sederhana, aku duduk diam sambil memainkan ponsel dan minum secangkir teh hangat.. Rintik hujan jatuh seperti irama pelan dari langit yang murung, tiba-tiba di sela kesunyian itu, mataku menangkap beberapa postingan tentang Palestina di media sosial. Pikiranku melayang kemana-mana. Sudah lama ingin kudengar kabar itu. Setelah tahun 2023 berlalu, aku kehilangan kabar terbaru tentang Gaza. Padahal aku selalu mencari, hampir setiap hari aku seperti terpanggil untuk mengetahui kabar terbaru dari Palestina. Biasanya, saat kubuka media sosial khususnya Instagram, selalu update postingan tentang Palestina, tentang anak-anak yang kehilangan…
-
Para Syuhada di Kota Gaza, Dimakamkan Secara Massal
Sangat memilukan, saat menyaksikan sejumlah video yang viral di media sosial. Tentang kekejaman tentara Israel terhadap warga Palestina. Tidak sedikit anak-anak merintih kesakitan. Meronta-ronta berharap peperangan berakhir. Anak-anak berusaha menyelamatkan diri, namun tetap kehilangan keluarganya. Cukup banyak anak-anak kehilangan anggota tubuhnya, tangan dan kaki. Ironisnya, untuk mendapatkan perawatan dan obat-obatan pun sangat sulit. Selain itu tercatat ribuan anak remaja, dewasa, dan bayi baru lahir tewas. Sejak terjadinya serangan oleh zionis Israel ke jalur Gaza, Palestina, awal Oktober yang lalu. Saat itupula sejumlah akun media sosial ramai menyebarkan video kondisi Gaza dan warga Palestina. Video rintihan warga Palestina seakan mengobrak-obrak perasaan. Ada rasa tidak sanggup menyaksikan anak-anak meratapi kepergian kedua orang…







