Wisuda  Kelulusan Tingkat TK Hingga SMA di Sorot, Ada Anak Tersenyum Bahagia

Wisuda Kelulusan tingkat SD/foto duniacetita

Suasana pagi pada pertengahan bulan Juni  terasa begitu tenang. Anak usia sekolah yang telah menyelesaikan ujian akhir nasional, akan mengikuti rangkaian acara penamatan yang dikemas dalam bentuk wisuda.

Pagi itu, saya ikut mendampingi anak pertama yang akan mengikuti wisuda di salah satu SDIT Islam di kota Makassar, Cobig Islamic School. Sekolah yang berlokasi di Jl. Andi Mangerangi 8 ini, menggelar wisuda kelulusan pertama  di Swissbellcourt Hotel, Sabtu 17 Juni 2023.

Di tengah riuhnya protes orang tua siswa terkait acara wisuda, yang dinilai tidak cocok dan memberatkan. Disisi lain, saya melihat ada anak yang tersenyum bahagia. Mereka dengan santai dan nyaman mengenakan jubah warna hitam. Di lehernya melingkar kain Samir hitam, pinggirannya perpaduan warna biru dan kuning.

Seragam wisuda itu, mungkin baru bagi mereka. Namun, dari pancaran wajah anak-anak yang ikut penamatan, seragam wisuda terkesan sangat istimewa. Sehingga membuat mereka bahagia. Di atas kepalanya terpasang rapi sebuah toga, menyempurnakan penampilannya. Saya ikut terharu melihat anak saya mengenakan seragam wisuda.

Kebahagiaan yang luar biasa yang kurasakan berbeda ketika mendampinginya saat wisuda TK. Anak-anak duduk dengan tenang.

Enam tahun di bangku sekolah bukanlah waktu yang singkat. Banyak kenangan yang tentunya tercipta di sekolah saat mereka belajar bersama.  Dan hari itu, merupakan pertemuan terakhir, dengan pendidik dan teman-temannya. Acara wisuda akan menjadi catatan yang tentu tidak akan mereka lupakan.

Saat satu-persatu, anak-anak di panggil ke atas panggung, rasanya sangat sulit untuk tidak meneteskan air mata. Mereka berjalan layaknya baru menyelesaikan pendidikan di tingkat kuliah. Bukan hanya saya, orang tua lain yang ikut hadir di ruangan tempat wisuda berlangsung pun ikut terharu. Ketika menyaksikan tali toga dari kiri ke kanan.

Terharu karena bahagia. Biaya wisuda di tempat anak saya sekolah, tidak membebani para orang tua. Nilainya sangat kecil untuk acara yang menurut saya sangat luar biasa. Digelar di hotel, dengan makanan yang enak

Anggaran wisuda sebesar Rp500 ribu, include dengan pakaian wisuda dilaksanakan di hotel, bagi kami sangatlah murah. Murah tetapi acaranya tidak murahan.

Pada saat yang bersamaan  banyak juga orang tua yang protes dengan wisu kelulusan sekolah.  Aksi protes sejumlah orang tua viral di media sosial.

Sejumlah orang tua di daerah Jawa beranggapan, wisuda jenjang PAUD, SD hingga SMA terkesan pemborosan. Sebagian besar merasa terbebani sebab harus mengeluarkan uang banyak untuk kegiatan penamatan.

Sehingga mereka meminta kepada pemerintah untuk menghapus wisuda kelulusan TK hingga SMA. Wisuda cukup untuk mahasiswa saja.

Dulu, acara penamatan kental dengan kegiatan seni. Para siswa tampil dengan keahliannya masing-masing. Ada yang menari, vokal grop, buat drama, baca puisi dan berbagai kegiatan seni lainnya.

Acara yang dikemas seperti itu, juga memberikan  kesan tersendiri bagi para siswa. Sampai saat ini, pun menjadi kenangan yang tidak terlupakan bahkan menjadi cerita indah bagi generasi berikutnya. Tapi, itu dulu. Beda zaman tentunya beda cerita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *