Family Time, Bawa Anak Berakhir Pekan ke Bioskop

Akhir pekan, hari yang paling dinantikan anak-anak. Setelah mereka sibuk belajar fullday selama lima hari. Sesekali mereka mintanya liburan ke pantai, berenang atau ke gunung sambil berpetualang.

Namun, kondisi cuaca beberapa bulan terakhir ini, tidak mendukung untuk liburan ke pantai, atau ke tempat yang terbuka. Udara yang terik sangat mengganggu utamanya anak-anak, bisa menimbulkan penyakit.

Jalan ke taman kota yang rindang pun tidak seru, anak-anak akan merasa bosan. Apalagi yang mereka lihat hanya bunga-bunga dan beberapa penjual makanan serta minuman.

Tiba-tiba terpikir mengajak mereka ke bioskop. Nonton dengan layar lebar tentu berbeda ketika mereka nonton di rumah. Pengalaman ini pun akan dikenang hingga mereka dewasa, bahkan kelak saat mereka memiliki anak pun bisa dengan bangga menceritakan ke anak-anaknya pengalaman berkesan bareng orang tua saat nonton di bioskop.

Pengalaman ini, juga yang aku lanjutkan ke anak-anak. Betapa bahagianya masa kecilku, saat kedua orang tua sedang sibuk-sibuknya bekerja mencari nafkah. Saat akhir pekan tiba, menyempatkan waktu membawa kami nonton film anak-anak. Yang mungkin pada saat itu, dia sendiri tidak menyukai film yang kami anak-anaknya nonton.

 

Tips sebelum mengajak anak ke Bioskop

 

1. Pilih Film sesuai usia anak

Tidak semua anak bisa nonton di bioskop sebab ada juga aturan jenis film yang cocok untuk usia anak anda. Mulai usia 4 tahun, sebenarnya anak-anak sudah bisa di bawah ke bioskop dan tentunya ada film yang sesuai usia anak anda misalnya film kartun.Film petualangan Sherina 2 dan air mata di ujung sajadah.

Setelah mencari tahu cerita kedua film keren itu, saya pun mengajak sang buah hati untuk nonton bersama. Mereka terlihat sangat bahagia, suka sekali dan paham jalan ceritanya. Apalagi ketika mereka nonton petualangan Sherina 2, dia bahkan ikut teriak dan bertepuk tangan.

2. Pahami kemauan Anak
Anak-anak biasanya cepat bosan apalagi jika filmnya lama dan mereka sudah mengantuk. Pada saat seperti itu, kadang anak-anak memilih untuk pulang tanpa menyelesaikan akhir cerita. Kalau sudah seperti ini, kita sebagai orang tua terkadang kesal apalagi jika filmnya sudah sangat seru, tentu menghadirkan rasa penasaran dan meminta pada anak untuk bertahan sampai filmnya habis.
Sebaiknya sebagai orang tua menuruti kemauan anak lebih baik. Ikut pulang bersama sebelum mereka kesal dan menangis dalam bioskop akan menimbulkan kekacauan dan mengganggu orang lain.

3. Sediakan cemilan
Anak-anak biasanya sambil nonton ingin ngemil dan haus. Bukan hanya anak-anak, orang tuanya pun kadang mau ngemil popcorn yang disediakan d bioskop. Biasanya sebelum filmnya tayang, petugas masuk menjajakan paketan cemilan dan minumannya.

4. Temani anak ke kamar kecil
Nah, ini yang sering terjadi, pada saat pertengahan film atau pas lagi seru-serunya si anak tiba-tiba kebelet ke toilet. Sebisa mungkin jangan biarkan dia ke toilet sendiri.

Apa sih manfaatnya membawa anak nonton di bioskop ?

Berbicara soal manfaat bagi anak nonton di bioskop, tentu ada yang beranggapan tidak bermanfaat apalagi jika berbicara soal anggaran tentu banyak dana yang akan dikeluarkan.

Kedua anak-anak juga disinyalir akan membuat kegaduhan sehingga mengganggu yang lain. Karena itu yang harus dilakukan bawa anak nonton film yang tepat dan sesuai usianya.

Manfaatnya bagi anak-anak sebenarnya banyak jika nontonnya film anak. Selain menambah pengetahuan, pengalaman baru juga mereka bisa memetik hikmah dari film yang mereka nonton. Sebagai orang tua tentu kita harus bijak memilih tontonan yang pas untuk anak-anak.

Berbicara biaya nonton, karena nontonnya sekali tiga bulan atau pas ada penayangan film untuk anak, saya menyisihkan sedikit dari uang belanja untuk dana liburan anak-anak. Sebagai salah satu langkah jika suatu saat mereka meminta untuk diajak jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *