Kegiatan baking demo, selalu mencuri perhatian ibu-ibu dan perempuan yang hobi memasak maupun yang tidak memiliki hobi dalam hal membuat kue.
Menariknya, setiap event baking demo selalu menghadirkan chef ternama dengan resep-resep baru yang menginspirasi para ibu.
Tidak heran, setiap kali ada acara baking demo, jumlah pesertanya sangat banyak. Para peserta tidak merasa rugi membayar kontribusi mahal, sebab banyak ilmu yang mereka dapat. Bukan hanya itu, resep-resep yang dibagikan bisa menjadi ide untuk mengembangkan bisnis kuliner.
Peserta yang hadir di acara baking demo, tidak hanya perempuan, ada beberapa laki-laki pun tertarik ikut hingga acara berakhir.
Baking demo yang diadakan di Makassar, pada Kamis 6 Juni 2024 di Sheraton Hotel, sangat menginspirasi. Menghadirkan Chef handal dari Bandung, Chef Chendawati yang akrab di sapa Achen.
Peserta baking yang diadakan PT Sinar Medow (mother choice), terlihat sangat antusias bertanya pada Chef Achan.

Ada enam macam kue yang di praktekkan oleh Chef Achan pada waktu itu, di antaranya nastar Yuzu.
Para peserta bahkan bertanya tips agar cookies terasa renyah, bakarnya kering tapi tidak gosong. Sebagai Chef berpengalaman, menantu almarhum nyonya Liem, ini pun lebih senang jika peserta bertanya sembari dia membuat kue.
Ternyata, untuk untuk membuat kue kering agar bertahan lama sebaiknya terigunya di sangrai. Begitupun dengan tepung maizenanya.
Selain itu, Chef Achan juga menyampaikan kepada peserta, agar kue yang kita buat memuaskan, renyah, gurih, garing dan kering.
Peserta harus memperhatikan pemilihan jenis tepung terigunya. Sebab kata dia, tepung menjadi kunci utama pembuatan kue untuk mendapatkan hasil yang baik.
Setiap tepung memiliki perbedaan protein. Untuk membuat cake harus menggunakan tepung dengan protein rendah agar tidak bantat.
Untuk tepung protein sedang, bisa menghasilkan kue yang renyah. Nah, untuk jenis roti dan donat sebaiknya menggunakan tepung berprotein tinggi.
Tepung protein tinggi akan membuat tekstur roti atau pun donat menjadi kenyal.
