Membuat menu kari ayam dan opor ayam itu, sudah biasa. Meskipun bukan hari raya kita sering membuatnya di rumah bahkan selama Ramadan ada yang membuat dua menu berbahan dasar ayam ini, sebagai santapan saat sahur maupun ketika berbuka puasa.
Aroma rempahnya begitu menggoda.
Di hari lebaran kari ayam dan opor ayam selalu tersedia di atas meja bahkan sudah menjadi menu yang wajib ada, selain serundeng, ikan goreng dan ayam goreng.
Tapi, kok yang kurindukan aroma wangi ketupat dan harumnya buras. Beberapa tahun lalu, dari kecil hingga menginjak dewasa, nenek yang melahirkan ibuku selalu membuat buras untuk kami santap di hari lebaran.
Lima liter beras dia rendam untuk mengisi daun pandan yang sudah berbentuk ketupat. Saya ikut membantu nenek, meski terkadang kena sasaran kemarahan nenek karena ketupat yang ku buat selalu saja keras.
Selain ketupat buras juga menghiasi meja makan saat lebaran. Nenek bahkan rela begadang dengan penuh keikhlasan menunggu buras yang dibuatnya masak. Biasanya kami buat buras sehari sebelum lebaran, menyiapkan beras 10 liter santan 10 liter. Daun pisang yang kami gunakan juga cukup banyak, untung saja tetangga sebelah rumah menanam banyak pohon pisang. Sehingga kami bisa mengambil daunnya saat lebaran untuk dibuat buras.
Memasak buras cukup lama, lima sampai delapan jam. Lumayan menguras tenaga, bayangkan seharian bungkus buras, malamnya begadang menunggu sampai masak, paginya kita ke lapangan untuk salat Ied dan itu semua dikerjakan oleh nenek, untuk dinikmati oleh cucu-cucu dari anak semata wayangnya.
Sejak nenek meninggal, kami masih tetap makan buras di hari lebaran tetapi, buras yang dikirim dari kampung, kami juga makan ketupat dari keluarga di kampung. Lauknya saya yang masak, soalnya ibu tidak pandai dalam hal masak memasak lauk. Kalau tidak gosong rasanya pasti hambar.
Masak ketupat dan buras di rumah, sangat terasa lebarannya. Wangi daun pandan yang menyengat di seluruh rumah kadang membuat kita semakin semangat. Pokoknya ada kebahagiaan tersendiri lah, malam takbiran dengan wangi ketupat.
