Bermain di kolam renang selalu membuat anak-anak terlihat bahagia, riang gembira. Mereka bahkan lupa untuk berhenti, apalagi jika bersama dengan teman-teman se frekuensi.
Seperti yang dirasakan Nawaf, anak ke-2 kami. Dia sangat bahagia ketika sang wali kelas mengumumkan akan mengajak anak-anak ke kolam renang.
Sejak saat itu, hampir tiap hari disetiap pertemuan, entah itu di mobil, di ruang makan bahkan di kamar tidur, dia selalu membahas tentang rencana renang bareng teman-teman kelasnya.
Oh iya, setiap hari Jumat, memang ada jadwal olahraga untuk anak kelas 6 A SD Cobig, yang biasanya diisi dengan bermain futsal. Sehingga anak-anak sangat senang saat disuguhkan hal yang baru.
Mereka bisa berendam, rileks, lebih santai dan tidak menguras tenaga seperti saat mereka futsal.
Anak-anak diusia kelas 6 memang sebaiknya sesekali diberikan kegiatan di luar sekolah, tentunya berkaitan dengan pendidikan. Selain menambah pengetahuan baru, mereka bisa menciptakan kenangan bersama teman-teman dan ustadznya saat mereka berpisah.
Hal sekecil apapun yang membuat anak-anak senang akan tetap hidup dan terus dia kenang hingga mereka dewasa.
Saya pribadi sangat salut dengan wali kelas yang mengajar di kelas 6 A SD Cobig, super keren dan selalu ada gebrakan baru yang diberikan kepada anak-anak. Tidak salah ketika penerimaan Rapor beberapa bulan lalu, dia terpilih sebagai guru terbaik tahun 2024 di sekolah penghafal Al-Qur’an dan hadits shahih.
Untuk pertama kalinya sejak enam tahun belajar di sana, Nawaf si penggemar Risol Mayo dan Mie Gacoan sangat senang dan bahagia. Dia kerap kali memuji ustadznya di depan ayah, bunda, nenek dan saudara sepupunya.
Di matanya, ustadznya itu keren, hebat, gaul,cerdas dan pandai berenang. Untuk pertama kalinya setelah enam tahun menimba ilmu di sana, saya baru mendengar dia memuji gurunya sedemikian dahsyatnya.
Dulu, sempat dia mengidolakan salah seorang ustadz ketika masih duduk di kelas III, sebegitu kagumnya sampai semangatnya untuk ke sekolah pun memudar saat sang ustadz lolos CPNS di Sinjai.
Kembali ke cerita kolam renang, Jumat 22 November 2024, bukan hanya siswa yang senang mau berenang. Para Orang tua pun tak kalah hebohnya dari ananda.
Mendengar anak-anak diajak renang, bahagianya itu seperti menemukan harta Karun. Saking senangnya, beberapa orang tua siswa ingin mendampingi anak-anaknya sampai ke lokasi renang.
“Tidak usah ikut berenang, kita cukup memantau di kantin sambil menikmati mie ayam. Selain mie ayam, ada banyak jajanan. Seperti itu kalimat salah seorang orang tua di grop kelas.”
Sebenarnya saya pun ingin sekali bergabung, sudah lama tidak pernah ketemu, tetapi banyak pekerjaan yang mendesak untuk dikerjakan.
Para orang tua menyambut baik kegiatan ekstrakurikuler sekolah, mereka memberikan dukungan penuh pada anak-anak. Ananda yang sakit pun dapat izin untuk bergabung dengan teman-temannya, walaupun hanya berada di bibir kolam sudah cukup membuatnya terhibur.
Selalu bangga dengan sekolah Cobig tempat anak-anak menimba ilmu. Pendidiknya tidak hanya keren, sopan dan hebat, juga mampu menjadi orang tua bagi anak-anak saat mereka di sekolah, meskipun usianya masih sangat muda.
