RM Saung d’Luna Takalar Sajikan Menu Olahan Ayam Kampung

Suasana saung mengelilingi danau buatan di d'Luna Rumah Makan. Lokasi jl. Poros Makassar-Takalar. Foto:duniacerita

Dari tahun ke tahun usaha kuliner mengalami perkembangan pesat bahkan berada di peringkat teratas. Sehingga para pengusaha di bidang makanan pun mulai berbenah.
Tidak hanya menyajikan makanan lezat juga menghadirkan tempat yang mampu membuat pengunjung takjub. Sehingga mereka akan datang berkali-kali.

Suasana alam dengan nuansa saung mengelilingi danau buatan, merupakan salah satu konsep yang banyak dilirik pengusaha rumah makan belakangan ini.
Awalnya rumah makan dengan model seperti itu, hadir di tengah-tengah kota. Dengan menghadirkan sejumlah menu makanan yang enak-enak.

Tidak heran, restoran dengan konsep saung, banyak dilirik para penikmat kuliner. Bukan hanya melirik menu yang disajikan tetapi, para pengunjung jatuh cinta pada suasananya apalagi yang instagramable.

Di tempat tersebut pengunjung bisa menikmati makanan sambil rekreasi dan berswafoto. Apalagi jika tertata indah, rapi dan bersih akan menghadirkan kenyamanan bagi siapa saja yang datang.

Konsep saung ini pun bisa anda temukan di RM d’Luna yang berlokasi Jalan Poros kabupaten Takalar- Makassar.

Di tempat ini, anda akan menikmati menu favorit atau menu andalan yakni masakan dari olahan ayam kampung. Seperti ayam bakar, ayam goreng, nasi palekko,

pallubasa dan masih banyak menu lainnya yang menjadi andalan para pengunjung.
Anda juga bisa memesan makanan lain, seperti nasi goreng, Sop ayam, Sop buntut, pallubasa daging dan berbagai macam olahan i ikan. Harga yang disajikan relatif murah.

Jangan khawatir meski pesanan sedikit terlambat datang namun pelayannya ramah-ramah. Sambil menunggu makanan Anda bisa keliling sambil foto-foto.

Oh, Iya di d’Luna rumah makan, tersedia musalah yang luas sudah lengkap dengan peralatan salat. Anda tidak perlu lagi was-was ketika memasuki waktu salat. Selain itu, parkiran yang luas membuat para pengunjung betah berlama-lama.

Continue Reading

Tope Jawa, Wisata Pantai di Kabupaten Takalar

Liburan, salah satu kegiatan yang paling dinanti setelah sepekan sibuk beraktivitas. Banyak tempat berlibur yang menjadi incaran untuk menghilangkan stress, dan menenangkan pikiran.  Tentunya  memilih tempat yang cukup menghibur diri dengan biaya yang tidak terlalu mahal.

Suasana pantai biasanya menjadi tempat favorit untuk menghabiskan waktu liburan bersama keluarga. Khusus bagi mereka yang setiap hari disibukkan pekerjaan dan tugas-tugas, pantai menjadi alternatif terbaik untuk menenangkan diri. Selain panoramanya yang tidak biasa, segarnya air laut juga bisa kita nikmati untuk terapi kesehatan.

Kali ini saya akan bercerita tentang Tope Jawa, salah satu tempat liburan masyarakat dari berbagai daerah yang ada di Sulsel. Tempat wisata yang terletak di Kabupaten Takalar ini, tidak hanya menghadirkan wisata pantai. Tetapi, juga ada waterboom yang bisa membuat anak-anak betah berlibur seharian.

Keindahan alam yang ditawarkan juga tidak kalah menarik dengan objek wisata yang lain. Meskipun terbilang baru pantai yang berlokasi di Desa Tope Jawa, kecamatan Mangarabombang, cukup masyarakat penasaran untuk berkunjung.

Lokasinya tidak jauh dari kota Makassar, bisa ditempuh dengan jarak 53 Km. Jika berencana liburan bersama keluarga selama beberapa hari, Tope Jawa sangat rekomended untuk dikunjungi. Panorama alamnya yang asri, membuat para pelancong merasa sangat puas utamanya bagi mereka para penikmat senja.

Seperti suasana di Bali, pengelola wisata ini juga menyediakan tempat duduk tepat di bibir pantai. Sehingga para pengunjung bisa duduk mendengar desiran ombak, dan menyaksikan hamparan pasir yang sangat luas. Tempat  ini sangat cocok juga bagi mereka yang sengaja datang untuk berjemur.

Pengunjung yang membawa anak-anak tidak perlu khawatir dan cemas. Tempat ini sangat aman bagi mereka. Anak-anak akan merasa senang bermain di waterboom, ada tiga kolam yang satu khusus wanita, satu kolam anak-anak dan satu kolam dewasa untuk pria.

Bagi pengunjung yang belum merasa puas liburan seharian bisa menginap. Tersedia hotel di area pantai, harganya dibandroll dengan harga Rp500.000 hingga Rp800. 000 per kamar, harga tersebut, ketika saya berkunjung dan menginap sekira tahun 2019. Tetapi, satu kamar bisa menampung hingga delapan orang.  Tentunya banyak keuntungan yang bisa dirasakan bagi para pengunjung yang memilih menginap.

Untuk masuk ke wisata pantai Tope Jawa tentu saja tidak gratis. Khusus untuk hari biasa pengelola memungut biaya tarif masuk sebesar Rp20.000 untuk anak-  (usia 2-10 tahun)dan Rp35.000 untuk orang dewasa (usia 10 tahun ke atas). Sedangkan pada hari libur, untuk orang dewasa sebesar Rp50.000 dan anak-anak Rp25.000.

Oh, iya di area kolam renang juga tersedia puluhan gazebo yang dipersewakan untuk pengunjung. Para pengunjung yang datang pagi hari bisa meletakkan barang bawaannya di gazebo yang telah mereka sewa dengan tarif Rp30.000 perjam tidak terlalu mahal dan sebanding dengan kenikmatan yang dirasakan selama berada di lokasi wisata terfavorit tiga tiga tahun terakhir ini.

Jika pengunjung merasa bosan seharian berenang, bisa berkeliling pantai Tope Jawa dengan menyewa perahu kayu. Ada beberapa perahu kayu seperti perahu nelayan yang dipakai menangkap ikan, harganya reltif murah.

Berkunjung ke pantai Tope Jawa tidak begitu sulit meskipun lokasinya berada jauh dipelosok desa. Banyak kendaraan yang bisa digunakan ke lokasi tersebut,  bisa menggunakan kendaraan roda dua, kendaraan roda empat, atau bisa juga menggunakan bus. Jalan masuk ke area permandian besar dan jalannya cukup bagus.

Bagi kalian yang tidak memiliki kendaraan pribadi, bisa menggunakan angkutan umum. Banyak angkutan umum yang mengantar penumpang ke desa tersebut. Tarifnya pun relatif lebih murah jika dibandingkan menyewa kendaraan khusus.

 

 

 

 

Continue Reading