Dunia Kami
-
Merintis Usaha Butik, Berburu Pakaian di Tanah Abang
Akhir 2024 tahun lalu, kami rencana merintis sebuah toko baju muslimah. Segmennya menyediakan pakaian Haji dan umrah beserta oleh-olehnya. Kami pun menyusun dengan apik, memanfaatkan rumah ibu yang kosong. Di sebelahnya sudah ku buat toko bahan kue yang sudah berjalan selama tiga tahun. Ruang yang rencana kami jadikan sebagai tempat jualan pakaian pun kami rehab. Semuanya dari hasil tabungan dari teman tidurku yang juga ayah dari anak-anakku (hehehe). Dialah satu-satunya laki-laki yang memberikan dukungan penuh dari semua ide-ide cemerlang dari bisnisku. Dia bahkan tidak pernah mengeluh saat beberapa bisnis yang ku rintis sebelumnya sudah gulung tikar. Singkat cerita, kami pun mulai menjalankan usaha awalnya membeli barang di Pasar Butung, pasar…
-
Naik Kereta Api Tut Tut Tut, Surabaya-Jakarta
Pagi mulai menyapa, udaranya terasa sangat sejuk saat kami tiba di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Naufal anak bungsu kami sudah terlihat sangat senang riang dan gembira. Ketika kami melangkah menuju lantai dasar KM Dharma Kencana VII. Sejak pukul 06.00 WIB dia sudah rapi, sudah mandi, dan dua kali sarapan. Terlihat sangat segar saat berjalan meninggalkan dermaga menuju terminal pelabuhan. Berkali-kali matanya menatap sekeliling, seperti ada yang dia cari tetapi, tidak. Dia hanya mengamati dan menyimpan dalam ingatannya, aku tahu Naufal menyimpan cerita untuk diceritakan kepada saudaranya di Makassar, saat pulang nanti. Kereta Surabaya-Jakarta berangkat pukul 22.00 wita, sementara kami tiba di kota pahlawan di subuh hari. Cukup lama kami menunggu,…
-
Penuh Haru, Pertama Kali Naufal Naik Kapal
Serunya pertama kali mengajak anak bungsu kami, Naufal naik kapal laut. Perjalanan menggunakan transportasi laut, salah satu dari sejuta impiannya. Sejak masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak (TK), hampir setiap hari dia mengungkapkan keinginannya. “Ayah, bunda mauku naik kapal, naik kereta dan naik pesawat,” rengeknya kala itu. Anak seusia Naufal, wajarlah jika banyak bermimpi hal serupa pernah kualami sejak masih seusia dirinya. Namun, tidak semua keinginan anak harus kita penuhi. Saya pun menampung semua keinginannya, kalau ada rezeki bolelah sesekali mewujudkannya. Akhir Januari, awal tahun 2025, saat Naufal sudah lupa dengan keinginan terbesarnya itu, saat dia sudah tidak ingat dengan mimpi-mimpinya, saat itulah kami mengajaknya ikut ke Jakarta. Tujuan kami…
-
Liburan Awal Tahun Penuh Warna
Kedatangan anak-anak dari kota Bitung, Abay, Ilham, Memet, Nur Baiti dan Afdal sungguh membuat akhir tahun dan awal tahun kami penuh dengan warna. Rumah yang tadinya sepi seperti tak berpenghuni seketika ramai seperti dalam Asrama. Gelak tawa mulai terdengar, hentakan langkah kaki jelas terasa. Lantai yang tadinya kotor penuh debu, seketika jadi kinclong. Setiap pagi terdengar riuh suara anak-anak. Kami seperti keluarga berbaur satu dengan yang lain, masak-masak, makan bersama dan jalan-jalan. Oh iya, mereka menginjakkan kaki di kota Makassar, untuk mengikuti kejuaraan silat Kemenpora Cup 3 tiba tanggal 22 Desember 2024. Pertandingan digelar tanggal 29 Desember 2024 dan rencana balik ke Bitung tanggal 9 Januari 2025. Cukup lama kami…
-
Senangnya Dikunjungi Anak-anak dari Kota Bitung
Malam mulai merambat berirama. Jarum jam menunjukkan pukul 23.00 WITA, hari Ahad 22 Desember 2024 bertepatan dengan hari ibu. Telepon selulerku berdering, Mona mengabarkan kapal Tilong Kabila yang membawanya berlayar dari pelabuhan Bitung, telah berlabuh di pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar. Seisi rumah riang gembira mendengarnya, rencana menghabiskan liburan di Makassar sudah terngiang di telinga sejak November yang lalu. Rencana itu, sungguh membuat kita senang meskipun kabarnya baru rencana, sebab masih bisa berubah. Namun sudah membuat anak-anak atau para sepupu Mona menghayal tingkat tinggi. Khayalannya hanya seputar bisa memeluknya dan cerita banyak tentang pengalaman sekolahnya di Bitung, kota dimana dia menimba ilmu. Maklum sejak bayi, balita hingga masa kanak-kanak, mereka menghabiskan…
-
Bahagianya Nawaf Saat Diajak Wali Kelas Berenang
Bermain di kolam renang selalu membuat anak-anak terlihat bahagia, riang gembira. Mereka bahkan lupa untuk berhenti, apalagi jika bersama dengan teman-teman se frekuensi. Seperti yang dirasakan Nawaf, anak ke-2 kami. Dia sangat bahagia ketika sang wali kelas mengumumkan akan mengajak anak-anak ke kolam renang. Sejak saat itu, hampir tiap hari disetiap pertemuan, entah itu di mobil, di ruang makan bahkan di kamar tidur, dia selalu membahas tentang rencana renang bareng teman-teman kelasnya. Oh iya, setiap hari Jumat, memang ada jadwal olahraga untuk anak kelas 6 A SD Cobig, yang biasanya diisi dengan bermain futsal. Sehingga anak-anak sangat senang saat disuguhkan hal yang baru. Mereka bisa berendam, rileks, lebih santai dan…
-
Noni Si Ceria yang Telah Pulang
Namanya Noni Dwi Masari, tahun ini usianya genap 20 tahun. Dia seorang Taruni Perdana di Politeknik Kelautan dan Perikanan Bitung. Selama dua tahun lebih menempuh pendidikan dengan tinggal asrama bersama kawan-kawannya dari berbagai daerah. Dalam proses belajar dia lalui penuh suka dan duka. Konon katanya, cukup banyak prestasi yang dia torehkan, dia aktif diberbagai kegiatan kampus. Di Bitung Noni terkenal sebagai seorang pesilat, dia sangat aktif mengikuti berbagai lomba. Anak ketiga dari lima bersaudara ini, memiliki banyak teman dan mudah bergaul dengan siapa saja, menurut teman-temannya Noni selalu ceria. Tidak pernah mengeluh susah apalagi sakit, semangatnya untuk selesai dan bisa bekerja terus dikobarkan dan kerap kali menyemangati rekan-rekannya. Utamanya mereka…
-
Pekerjaan Bukan Sekadar Batu Loncatan
Untuk bertemu banyak orang dan menanyakan berbagai macam hal bukan bagian dari hobi. Aku bahkan tidak pernah tertarik bertemu dengan orang lain sebab lebih senang menyendiri. Pekerjaan sebagai wartawan ku geluti selama 15 tahun, semuanya bermula dari senang menulis. Sejak kecil hingga remaja, sepulang sekolah menghabiskan waktu di kamar. Membaca majalah dan nonton berita serta mengerjakan tugas-tugas sekolah. Dari membaca majalah kadang muncul rasa ingin menulis sesuatu yang bisa terbit di koran dan di baca banyak orang. Ketika menjadi mahasiswa tiba-tiba senang melihat orang yang berprofesi sebagai wartawan. Apalagi ketika para pekerja media turun lapangan meliput aksi demo mahasiswa. Mereka berlari, wawancara mahasiswa dan bebas bicara dengan aparat polisi. Seketika…
-
Serunya Nonton Tarot, di Studio Hanya Empat Orang
Diajak ponakan dari kampung nonton film, aku pun langsung mengiyakan. Saat itu, sedang tidak ada kesibukan. Aku juga butuh hiburan. Lalu, kami sepakat nonton hari Jumat tanggal 17 Mei 2024. Memilih film yang tayang siang ba’da salat Jumat. Sehingga setelah selesai nonton, aku pun bisa menjemput anak- anak di sekolah. Karena sekolah anak-anak di Jl. Opu Daeng Risaju, tidak mungkin kami memilih bioskop yang ada di Mal Panakkukang, Mal Nipah atau pun MTos. Ada dua pilihan antara Mal Ratu Indah dan Phinisi Point di Jl. Metro Tanjung Bunga. Sepanjang perjalanan kami masih berunding, tempat untuk kami menonton. Sebenarnya sehari sebelumnya, kami rencana nonton film The Architecture of Love, yang diperankan…
-
Umrah Istimewa Bersama Ibu
Cerita perjalanan umrahku kali ini, sungguh sangat sempurna jika dibandingkan dengan dua perjalanan sebelumnya. Dulu, berangkat sendiri kali ini bersama perempuan terhebatku. Berangkat ke tanah suci bersama ibu, bagian dari mimpi indahku. Rasanya itu seperti permen nano-nano, rame dan bahagia hatiku. Tuhan segitu sayangnya mewujudkan mimpiku. Sebenarnya tidak terencana, juga tidak pernah masuk dalam list agenda tahunanku. Apalagi jadwalnya sangat dekat dengan Ramadan. Sehari tiba di tanah air eh langsung puasa. Sangat sulit membayangkan bagaimana repotnya mengatur persiapan sahur dan buka puasa, setelah pulang dari perjalanan umrah. Lalu, aku melihat semangat ibu berangkat umrah tahun ini, melebihi semangat para pejuang kemerdekaan saat melawan penjajah. Ibu selalu terlihat kuat dan sehat…



















