Dunia Kami
-
Ibu Sakit, Aku seperti Kehilangan Arah
Tiba-tiba ibu sakit, hatiku galau, pikiranku melayang, entahlah apa yang aku pikirkan. Seketika aku ikut lemas melihat kondisi ibu yang menurutku tidak biasa. Selama ini, diusianya yang renta ibu seorang nenek yang paling aktif. Hobi jalan dan keluyuran, kalau tidak ke Mal, arisan dan sekadar jalan-jalan. Aku anaknya yang paling sering mengajaknya liburan ke pantai, ke tempat yang sejuk seperti Malino, atau sekadar menginap di hotel. Ibu selalu terlihat bahagia saat keluar rumah. Kini, usianya sudah 74 tahun, rambutnya memutih, langkahnya masih tegap, cahaya wajahnya tetap sama,penuh kasih, seperti sejak pertama kali aku mengenalnya sebagai seorang Ibu. Hari ini, Ibu terbaring di rumah sakit. Katanya cuma lelah, tapi aku tahu…
-
Pertemuan Ibu dan Ummi Sanga, Ada Tangis yang Tak Pernah Usai
Ibuku tidak memiliki saudara kandung tetapi, dia selalu kaya dengan saudara sepupu. Ikatan persaudaraan dengan para sepupunya itu, sangat dekat dan unik. Ibu memang memiliki kepribadian yang sangat luar biasa, dia tidak hanya sabar tetapi selalu menghargai adik dan juga kakak sepupunya. Ibu tidak memiliki sifat yang egois mungkin karena itulah dia selalu akur dengan para sepupunya. Seperti Ibu dan Ummi Sanga. Ummi Sanga adalah sepupu ibu lebih tepatnya adik sepupu. Jika dilihat dari garis keturunan sepertinya sudah sepupu dua kali. Sebab tercatat dalam silsilah keluarga, nenek Saya orang yang melahirkan ibuku sepupu satu kali dengan perempuan yang telah melahirkan ummi Sanga. Tetapi, suami Ummi Sanga almarhum Puang Tutu, sepupu…
-
Halal Bihalal, Pererat Silaturahmi Keluarga Pangeran Diponegoro
Alhamdulillah, keluarga Pangeran Diponegoro yang ada di Sulawesi Selatan tetap menjalin silaturahmi dengan menggelar kegiatan Halal Bihalal. Pertemuan yang singkat namun penuh makna, ada pengajian, ceramah serta bincang hangat dengan antar keluarga yang merupakan para cucu pahlawan nasional dari Jawa ini. Kegiatan Halal Bihalal,yang dilaksanakan di RM Ulu Juku, depan Benteng Roterdam Ahad (27/04/2024). Tidak hanya pada kegiatan itu mereka berkumpul, setiap bulan bahkan sesepuh pahlawan perang Jawa ini, rutin mengadakan pertemuan. Sekadar silaturahmi di makam Pangeran Diponegoro dan bincang-bincang hangat. Tujuannya tidak lain, agar para turunan Pangeran Diponegoro yang tinggal di kota Makassar tetap saling kenal. Pertemuan dengan keluarga dari garis keturunan ibu, selalu saja menghadirkan cerita baru. Ternyata,…
-
Perempuan yang Kupanggil Ibu, Kini Berusia 74 Tahun
Subhanallah, Ya Allah terima kasih. Aku mengucapkan banyak rasa syukur dan sangat bahagia, Ya Allah. Sebab perempuan hebat yang telah melahirkan aku ke dunia, hari ini Kamis 24 April 2025 usianya memasuki angka 74 tahun. Sungguh luar biasa, aku bisa melihatnya tersenyum dalam kondisi yang sehat dan kuat diusianya yang renta. Engkau memberikan kesempatan pada Ibuku untuk memperbaiki kesalahannya, memberikan kesempatan untuk menemani kami anak cucunya dalam suka dan duka. Masya Allah, ternyata Tuhan se sayang itu sama kamu Ibu. Aku saja yang usianya 40 an kalah sama Ibu. Kakiku setiap malam menggunakan minyak gosok, kepalaku harus tersentuh fresh care baru bisa merasa nyaman (hehehe). Alhamdulillah ya Ibu, mungkin karena…
-
Arisan Keluarga, Ajang Silaturahmi Terheboh dan Kocak
Kumpul bersama keluarga salah satu ajang untuk mempererat tali silaturahmi agar kita tetap bisa melanjutkan hubungan keakraban yang telah dibina oleh orang tua kita sebelum mereka berpulang. Kedua orang tua kita tentu akan merasa bangga dan senang melihat anak dan cucunya tetap bisa berkumpul bersama dan mengenang masa-masa ketika mereka masih hidup. Salah satu kegiatan yang kita lakukan untuk berkumpul yakni dengan membentuk arisan. Bukan sekadar arisan biasa, bukan pertemuan biasa tetapi, sebagai ajang seru-seruan, kocak-kocakan yang tentunya sedikit membuat kita terhibur. Seperti Saya, dan para sepupu dari keluarga ibu. Kami baru saja tertarik untuk kumpul-kumpul setelah usia kami sudah tidak muda lagi. Ketika kami masing-masing sudah memiliki anak dan…
-
Kumpul-kumpul setelah Lebaran, Makan Coto dan Pisang Peppe
Alhamdulillah, setelah sekian juta purnama akhirnya para sepupu dari pihak ibu kumpul di rumah tepat di hari ke lima setelah lebaran Idul Fitri 2025. Hanya sekadar kumpul biasa tidak ada yang istimewa tetapi, rasanya itu seperti sedang merayakan pesta besar padahal kami hanya membuat bakwan dan pisang goreng. Jadi ceritanya itu, kakak sepupu saya yang tertua keponakan dari Ibu saya, menelepon. Katanya dia ada daging untuk buat coto dan konro kelebihan dari yang dia masak saat lebaran. Rencananya mau masak di rumah ibu, di Minasa Upa tetapi, jadinya masak-masak di rumahku. Saya menawarkan agar acara kumpul-kumpulnya di rumahku saja di Aroepala agar tetangga-tetangga melihat bahwa rumah berwarna abu-abu blok U127…
-
Lebaran Tanpa Kalian Rasanya Sesedih Itu
Malam lebaran, suara takbir bergema menusuk ruang rinduku menghadirkan kesedihan hingga melelehkan air mata. Aku menangis, wajahku seketika berubah jadi sendu. Ya, aku menangis mendengar takbiran. Selain mengingat almarhum bapak yang sudah tujuh tahun berpulang. Aku pun merindukan kalian, suami dan kedua anak lelakiku Nawaf dan Naufal. Malam lebaran tanpa kalian baru tahun ini terjadi. Lebaran sebelumnya kita selalu kompak berada di atap yang sama. Kita selalu menunggu hingga hari berganti, bersama berjalan bergandengan menuju tempat pelaksanaan Salat Idul Fitri di lapangan masjid Darul Muttaqin Minasa Upa, Makassar. Kita selalu memakai warna baju yang senada meski tak baru. Kita mengikuti rangkaian pelaksanaan Idul Fitri bersama, setelah selesai kita salaman saling…
-
Tidak Ada Lagi Wangi Ketupat di Malam Takbiran
Membuat menu kari ayam dan opor ayam itu, sudah biasa. Meskipun bukan hari raya kita sering membuatnya di rumah bahkan selama Ramadan ada yang membuat dua menu berbahan dasar ayam ini, sebagai santapan saat sahur maupun ketika berbuka puasa. Aroma rempahnya begitu menggoda. Di hari lebaran kari ayam dan opor ayam selalu tersedia di atas meja bahkan sudah menjadi menu yang wajib ada, selain serundeng, ikan goreng dan ayam goreng. Tapi, kok yang kurindukan aroma wangi ketupat dan harumnya buras. Beberapa tahun lalu, dari kecil hingga menginjak dewasa, nenek yang melahirkan ibuku selalu membuat buras untuk kami santap di hari lebaran. Lima liter beras dia rendam untuk mengisi daun pandan…
-
Jalangkote Jadul dan Ikan Asap Menu Andalan Nawaf Saat Berbuka
Dari tahun ke tahun selama Ramadan, jalangkote merupakan penganan populer saat berbuka puasa. Kue yang berbahan dasar terigu dengan isian sayuran dan bihun ini, selalu saja menjadi incaran masyarakat yang sedang berpuasa. Tidak heran, hampir semua pedagang takjil ditepi jalan menjual jalangkote dan selalu saja laris manis. Jalangkote rasanya gurih, asin dan kriuk menjadi menu primadona apalagi dipadukan dengan saus lombok yang rasanya pedis, asam dan manis. Isian jalangkote bermacam macam, ada yang menggunakan bihun, mie, dan sayuran tergantung yang membuatnya. Jalangkote isian sayuran dan bihun yang paling sering kita jumpai di zaman sekarang ini. Tetapi, dulu ada jalangkote yang isinya mie, sekarang kebanyakan orang menyebutnya jalangkote jadul. Jalangkote ini,…
-
Ramadan Kali Ini, Ingat yang Telah Berpulang
Alhamdulillah, masih diberikan kesempatan bertemu bulan suci Ramadan kali ini bersama anak-anak, suami dan ibu. Suasananya masih sama seperti tahun kemarin. Penuh kebahagian dan riang gembira. Kami menyambut bulan penuh ampunan dengan hati yang ikhlas, berkumpul bersama keluarga kecil di rumah almarhum bapak. Aku mengajak anak-anakku setiap hari bukanya di rumah bapak sambil mengenang dia yang telah berpulang tujuh tahun yang lalu, mengingat saat-saat puasa ketika nenek masih hidup. Kami berkumpul di ruang keluarga, menu buka puasa tertata rapi di atas meja, aneka macam takjil, es buah dan makanan berat, tidak lupa kurma. Ya, almarhum bapak selalu saja membeli kurma untuk disantap saat buka dan sahur. Kami bersaudara menyantap makanan…




















