-
Wisuda Hubaib, Hadiah untuk Dua Nama yang Dirindukan
Di antara deretan santri yang mengenakan pakaian jubah berwarna putih, berjalan ke atas panggung. Ada seorang remaja bernama Andi Hubaib Dzaki Al Assrof. Ia merupakan Santri Pesantren Tahfizh Qur’an, yayasan Al-Munir Wahdah Islamiyah. Dari vidio wisuda yang dikirimkan ke saya, kulihat Wajahnya tampak tenang. Sesekali ia tersenyum ketika namanya dipanggil. Namun di balik momen bahagia itu, ada ruang kosong yang tak dapat diisi oleh siapa pun. Hari wisuda santri, biasanya menjadi saat yang dinanti setiap orang tua. Mereka datang dengan mata berbinar, mengabadikan setiap langkah anaknya menuju panggung. Namun hari itu, Hubaib harus menerima kenyataan bahwa dua orang yang paling ingin melihat keberhasilannya telah lebih dulu pergi. Hubaib, anak ketiga…
-
Dari Tangan Kecil ke Toga Sarjana
Hari ini, dari jarak yang lumayan jauh, aku menyaksikan sebuah momen yang begitu berharga. Keponakanku, Mona Putri Yudifa, resmi menyandang gelar sarjana muda. Sebuah capaian yang tidak hanya membuatnya bangga, tapi juga kami yang membersamainya sejak ia masih kecil sangat bangga, bangga di atas segalanya. Sejak kecil, membersamainya, menemani masa-masa tumbuhnya, mendengar celotehnya, melihat tingkah lakunya yang ceria, keras kepala kadang-kadang, tapi selalu punya semangat besar dalam hal belajar. Aku masih ingat bagaimana dia dulu sering bertanya tentang hal-hal kecil dalam hidup, seakan ingin tahu semuanya sekaligus. Yang kutahu, dia sangat mandiri memilih sekolah sendiri sejak masuk SMP, SMA dan tentunya dengan meminta pendapat kami, dan ujung-ujungnya kami pun setuju…



