-
Drama Pagi Kami, Ribut Tapi Penuh Cinta
Pagi hari, seperti biasa kami menciptakan drama lagi, sebuah drama pagi penuh cinta dalam kehidupan rumah tangga yang lengkap, ada kedua orang tua dan anak-anak yang sudah sekolah. Ribut di pagi hari selalu jadi momen paling menegangkan di rumah kami. Detik jam terasa berdentang lebih cepat dari biasanya. Napas saya tidak beraturan, tekanan darah seperti menari-nari tak tentu arah. Membangunkan anak-anak untuk berangkat sekolah, rasanya seperti sedang memindahkan batu dari lereng gunung, berat sekali. Si sulung, seperti biasa, dibangunkan lebih dulu. Harapanku sederhana agar ia jadi teladan bagi kedua adiknya. Nyatanya, ia baru bangun setelah dua adiknya selesai mandi. Dan dua adiknya? Tentu punya drama masing-masing. Si anak tengah bilang…


