-
Nawaf, Sekolah Cobig Jadi Saksi, Doa Kami Jadi Sayapmu
Untuk Anakku yang hari Ini tamat SDIT Tak terasa, hari ini engkau resmi menamatkan pendidikan sekolah dasar mu di SDIT Cobig Islamic School. Rasanya baru kemarin Bunda menimangmu dalam balutan selimut bayi mungil, mengusap lembut rambutmu, dan mendekap tubuhmu. Kini, kau berdiri gagah berseragam rapi, menerima ijazah, disaksikan langit dan bumi yang ikut berbahagia atas perjuanganmu. SDIT Cobig adalah saksi enam tahun perjalananmu meniti ilmu, dari hari-hari pertama belajar mengeja huruf hijaiyah, dari tangis saat hafalan pertama, hingga senyummu ketika bisa membaca Al-Qur’an dengan lancar. Kau tak hanya belajar menulis dan berhitung, tapi juga belajar tentang sabar, tanggung jawab, dan cinta pada agama. Ingat enam tahun yang lalu, pertama kali…
-
Terima Rapor Sambil Berwisata ke Citra Satwa Celebes Bareng Keluarga
Ujian semester akhir telah selesai. Anak-anak pun tidak sabar ingin melihat hasil akhir dari kegiatan belajarnya selama semester II. Menurut mereka, nilainya tidak jelek-jelek amat. Saya sih, tidak terlalu menuntut mereka harus dengan nilai yang bagus. Bisa menerima pelajaran dari ustadz dan ustazah dengan baik lalu mengamalkannya, bagiku itu sudah cukup tidak boleh terlalu dipaksakan. Penerimaan hasil ujian SDIT Cobig kali ini, berbeda dari tahun sebelumnya. Biasanya diadakan di gedung sekolah, di ruang tertutup yang pengap dan berdesak desakan. Pernah juga pihak sekolah menyewa salah satu gedung di Jl. sultan Alauddin, Gedung Juang 45. Ruangannya besar, parkirannya sangat luas bisa menampung ribuan orang tetapi, terasa sangat membosankan. Kami tidak bisa…
-
Incar SDIT, Jatuh Hati pada Cobig, Lagi dan Lagi
Memasuki musim Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023, teringat lima tahun lalu pada musim yang sama. Kala itu, anak kedua kami akan melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar (SD). Seperti orang tua pada umumnya, sejak kesayangan masih belajar di Taman Kanak Kanak(TK), kami sudah sibuk mencari sekolah lanjutan. Waktu itu, kami sepakat mencari Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT). Melihat karakter dan sifat ketiga buah hati kami, yang sedikit keras, cepat emosi dan sangat manja. Kami menganggap mereka cocoknya di sekolah berlandaskan Alqur’an. Anak pertama kami pada waktu itu, sekolah di salah satu SDIT kabupaten Bone. Tinggal di rumah neneknya. Dua tahun tinggal berjauhan rasa rindu pasti ada, apalagi anak perempuan…








