Dunia Kami

Senangnya Dikunjungi Anak-anak dari Kota Bitung

Malam mulai merambat berirama. Jarum jam menunjukkan pukul 23.00 WITA, hari Ahad 22 Desember 2024 bertepatan dengan hari ibu.

Telepon selulerku berdering, Mona mengabarkan kapal Tilong Kabila yang membawanya berlayar dari pelabuhan Bitung, telah berlabuh di pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar.

Seisi rumah riang gembira mendengarnya, rencana menghabiskan liburan di Makassar sudah terngiang di telinga sejak November yang lalu. Rencana itu, sungguh membuat kita senang meskipun kabarnya baru rencana, sebab masih bisa berubah. Namun sudah membuat anak-anak atau para sepupu Mona menghayal tingkat tinggi.

Khayalannya hanya seputar bisa memeluknya dan cerita banyak tentang pengalaman sekolahnya di Bitung, kota dimana dia menimba ilmu. Maklum sejak bayi, balita hingga masa kanak-kanak, mereka menghabiskan waktu bersama. Tinggal di rumah yang sama.

Kalau saya sendiri penasaran dengan gaya dan pribadinya. Ternyata belum ada perubahan, dia masih tetap seperti Mona yang dulu, bergaya seperti laki-laki dan rambutnya sangat pendek, mungkin tuntutan pendidikan kalau panjang sedikit dapat hukuman.

Oh iya, Mona ini ponakan kami. Anak perempuan pertama dari dua bersaudara keduanya perempuan. Masa kecilnya dia habiskan di Minasa Upa, pendidikan mulai TK, SD, SMP dan SMA dia habiskan. Setamat SMA, salah satu suami sepupu menyarankan untuk lanjut pendidikan di Poltek KP Bitung. Singkat cerita dia pun ikut pendidikan tahun 2022 di Bitung, Sulawesi Utara.

Tahun ini, sama seperti tahun lalu, dia bersama teman-temannya berkunjung ke Makassar untuk mengikuti kejuaraan silat Kemenpora ke-3. Mereka menginap di rumah. Masya Allah, kami sangat gembira. Kedatangan mereka sungguh membuat kami terhibur. Mereka anak baik dan ramah-ramah, ada Memet, Afdal, Ilham, Abay, Nurbaiti dan pelatihnya Pak Yanto.

Sebagai tuan rumah kami tidak pernah repot, apalagi merasa disusahkan sebab mereka anak-anak yang rajin. Melayani diri sendiri, pandai memasak dan suka bersih-bersih. Perkenalan pertama sungguh memberi kesan yang baik, senang berkenalan dengan mereka.

Dihari pertama kedatangannya, kami hanya menyuguhkan bakso, ikan goreng sedikit udang dan ikan Pallu Cekla. Namun, mereka begitu senang meskipun kami hanya menyuguhkan makanan yang sangat sederhana.

Andi Amriani

Share
Published by
Andi Amriani

Recent Posts

Keysa Histeris Memanggil Ayahnya, Jutaan Orang Ikut Menangis

Kisah Pilu Anak Korban Keroyokan Namanya Keysa, usianya sembilan tahun. Nama dan fotonya hampir setiap…

2 bulan ago

Back to School, Ada yang Semangat, Ada yang Masih Mencari Sisa Liburan

Pagi itu, Senin 20 Juli 2026, suasana terasa berbeda. Jalanan yang beberapa minggu terakhir relatif…

2 bulan ago

Liburan yang Berbeda, Belajar Mandiri di English Super Camp

Liburan sekolah tahun ini terasa berbeda bagi keluarga kami. Jika pada tahun-tahun sebelumnya masa liburan…

3 bulan ago

Najwa dan Perjalanan Menyelesaikan Pendidikan di Tengah Duka

Hari ini, Najwa resmi menyelesaikan pendidikan sekolah dasarnya di SD Nur Alifah Rancaekek, Bandung, Kamis…

3 bulan ago

Cerita Terakhir Elmi Febrianti di Apparalang Bulukumba

Suasana objek wisata Apparalang, kabupaten Bulukumba selalu ramai di akhir pekan. Penikmat wisata berdatangan dari…

3 bulan ago

Wisuda Hubaib, Hadiah untuk Dua Nama yang Dirindukan

Di antara deretan santri yang mengenakan pakaian jubah berwarna putih, berjalan ke atas panggung. Ada…

3 bulan ago