“Kak, besok saya mau ikut aksi solidaritas untuk jurnalis Gaza ya,” izinku pada suami. Anak-anak yang mendengar pun ikut bersorak.
” ikut. Saya juga ikut na,” kata si bungsu dan kakaknya kompak.
Saya terdiam sejenak. Ku Pandangi wajah lugu mereka. Kedua anak lelakiku yang masih duduk di bangku SD, sering memantau berita Palestina.
Kami memang sering cerita tentang perang antara tentara Israel dan Hamas. Tentang kondisi yang memprihatinkan dialami sebagian besar anak-anak, dan warga sipil. Terkadang anak-anakku pun terbawa emosi. Bahas Palestina bagi keluarga kecilku menjadi hal yang paling seru.
Singkat cerita di group organisasi wartawan, kebetulan saya juga gabung sebagai salah satu pengurus Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Pengda Sulsel. Sejumlah organisasi jurnalis yang bergabung dalam Koalisi Jurnalis Sulsel untuk jurnalis jalur Gaza. Menggelar aksi solidaritas peduli bela Palestina tanggal 27 November 2023 malam.
Aksi tersebut digelar di bawah jembatan layang. Kami sebagai jurnalis Sulsel, turut berduka dan merasakan sedih yang mendalam atas apa yang menimpa jurnalis di Palestina beserta keluarganya.
Kami berkumpul membentangkan spanduk, dan membakar lilin. Beberapa jurnalis secara bergantian berorasi, dan membacakan puisi “Berbagi Irisan Semangka”
Dalam aksi solidaritas yang dilakukan pada Senin malam, agar bisa di dengar oleh semua pihak terkait dugaan pembunuhan 57 Jurnalis di Gaza. Bisa didengar hingga ke pengadilan internasional.
Ketua PJI Sulsel Safril Rahmat, berharap kedepannya jurnalis tidak mengalami hal seperti para pekerja media di jalur Gaza. Dimana mereka diperlakukan tidak manusiawi. Mereka tidak mendapatkan perlindungan hingga harus terbunuh.
Laporan Committee to Protect Journalists (CPJ)
Pada tanggal 25 November:
57 jurnalis dan pekerja media dipastikan tewas: 50 warga Palestina, 4 warga Israel, dan 3 warga Lebanon.
11 jurnalis dilaporkan terluka.
3 jurnalis dilaporkan hilang.
19 jurnalis dilaporkan ditangkap .
Berbagai penyerangan, ancaman, serangan siber, sensor, dan pembunuhan anggota keluarga.
Kisah Pilu Anak Korban Keroyokan Namanya Keysa, usianya sembilan tahun. Nama dan fotonya hampir setiap…
Pagi itu, Senin 20 Juli 2026, suasana terasa berbeda. Jalanan yang beberapa minggu terakhir relatif…
Liburan sekolah tahun ini terasa berbeda bagi keluarga kami. Jika pada tahun-tahun sebelumnya masa liburan…
Hari ini, Najwa resmi menyelesaikan pendidikan sekolah dasarnya di SD Nur Alifah Rancaekek, Bandung, Kamis…
Suasana objek wisata Apparalang, kabupaten Bulukumba selalu ramai di akhir pekan. Penikmat wisata berdatangan dari…
Di antara deretan santri yang mengenakan pakaian jubah berwarna putih, berjalan ke atas panggung. Ada…