Dunia Parenting

Ada Luka yang Menyayat Saat Nonton Video Viral KDRT

Video viral Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang diunggah oleh Cut Intan Nabila , di akun instagramnya @cut.intannabila, sontak mengagetkan publik.

Kondisi yang dialami oleh selebgram Indonesia ini, memberi luka yang mendalam bagi semua masyarakat yang melihatnya, khususnya kaum perempuan. Tidak sedikit yang mengomentari video sadis yang dilakukan oleh suami Cut Intan, Amor Toreador.

Dalam video tersebut, korban dipukul dan di tindih menggunakan bantal. Terlihat pula seorang bayi Cut Intan mendapat tendangan dari sang ayah, Astagfirullah.
Melihat video yang viral sejak tanggal 22 Agustus di media sosial, banyak yang meneteskan air mata bahkan sempat jadi perbincangan hangat di setiap pertemuan.
Saat itu, saya sedang berada di warkop baru mau buka handphone. Namun, di kiri dan kanan saya sudah membahas Cut Intan, ceritanya sangat heboh. Karena penasaran segera searching di google, trending topik kala itu.

Perempuan cantik kelahiran 23 Maret 2001 itu, ternyata sudah sering mengalami KDRT oleh suaminya. Jadi ikut meneteskan air mata, saat nonton videonya. Rambutnya dijambak, dan berkali-kali dipukul dengan sangat sadis. Perasaan tidak nyaman, tidak tenang sehingga ada keinginan untuk membantu.

Video keji yang dilakukan pengusaha bar shop terhadap istrinya, seakan membuat masyarakat khususnya kaum hawa menjadi rapuh bahkan ada yang trauma untuk menikah. Apalagi di video tersebut terdengar jelas rintihan Cut Intan.

Mantan atlet Anggar itu, hanya bisa menangis saat dianiaya oleh suaminya, di atas ranjang tanpa melakukan perlawanan.

Andi Amriani

Share
Published by
Andi Amriani

Recent Posts

Keysa Histeris Memanggil Ayahnya, Jutaan Orang Ikut Menangis

Kisah Pilu Anak Korban Keroyokan Namanya Keysa, usianya sembilan tahun. Nama dan fotonya hampir setiap…

2 bulan ago

Back to School, Ada yang Semangat, Ada yang Masih Mencari Sisa Liburan

Pagi itu, Senin 20 Juli 2026, suasana terasa berbeda. Jalanan yang beberapa minggu terakhir relatif…

2 bulan ago

Liburan yang Berbeda, Belajar Mandiri di English Super Camp

Liburan sekolah tahun ini terasa berbeda bagi keluarga kami. Jika pada tahun-tahun sebelumnya masa liburan…

3 bulan ago

Najwa dan Perjalanan Menyelesaikan Pendidikan di Tengah Duka

Hari ini, Najwa resmi menyelesaikan pendidikan sekolah dasarnya di SD Nur Alifah Rancaekek, Bandung, Kamis…

3 bulan ago

Cerita Terakhir Elmi Febrianti di Apparalang Bulukumba

Suasana objek wisata Apparalang, kabupaten Bulukumba selalu ramai di akhir pekan. Penikmat wisata berdatangan dari…

3 bulan ago

Wisuda Hubaib, Hadiah untuk Dua Nama yang Dirindukan

Di antara deretan santri yang mengenakan pakaian jubah berwarna putih, berjalan ke atas panggung. Ada…

3 bulan ago